Dalam Perjalanan Mudik, Lakukan 5 Tips Ini Agar Aman Dan Nyaman

Beranjak berangkat dengan kendaraan beroda empat langsung semacam perayaan Lebaran yg kerap dilakukan oleh masyarakat Indonesia.
Lebih baik bagi pengendara untuk berperilaku baik dan mematuhi aturan jadi pemakai jalan mampu merasa aman, enjoy dan tentu akan mencapai tujuan mereka.

Baca juga : IELTS Writing Task 2, IELTS Vocabulary, IELTS Essay

Namun demikian, semacam dilansir website Chevrolet, kecenderungan masyarakat modern dengan mobilitas tinggi menambah intensitas mereka dalam mengendarai mobil.
Bahkan risiko kecelakaan mampu mengancam setiap ketika dan memperlukan kewaspadaan yg tinggi dari pengemudi.
Untuk menghindari persoalan ketidaknyamanan, berikut ini kiatnya:

1. Periksa kondisi kendaraan sebelum mengemudi
Pastikan kendaraan beroda empat tak akan mengalami persoalan di jalan dengan mengecek air radiator dan tekanan udara di dalam ban.
Untuk air radiator, pastikan untuk memakai radiator pendingin yg tepat untuk tipe mobil, menggerakkan iklim dan diisi dengan jumlah optimal. Bersamaan dengan penggunaan, konten pendingin akan dikurangi jadi diharapkan pemeriksaan dan penambahan rutin. Tambahkan pendingin melewati pelindung tangki, bukan melewati tangki radiator.
Sesuaikan standar pengisian udara ban dengan manual untuk memastikan tekanan udara yg tepat, sebab akan mensugesti efisiensi bahan bakar sampai tiga persen. Cara ini juga sangat bermanfaat untuk mencegah ban yg berisiko meletus di jalan.
Tekanan udara pada ban umumnya mempunyai perbedaan kurang lebih 2-3 psi antara ban depan dan belakang, tergantung pada tipe drive. Jika kendaraan beroda empat Kalian memakai penggerak roda depan (FWD), tekanan ban depan wajib lebih kuat.
Sedangkan apabila kendaraan beroda empat tergolong penggerak roda belakang (RWD), tekanan udara ban belakang wajib lebih besar. Informasi tekanan ban yg sesuai mampu ditemukan di manual dan mampu dilihat pada tulang pintu penumpang alias penumpang depan.

2. Berkendara di Fokus dan Pemberitahuan
Mengemudi kendaraan beroda empat mempunyai kemiripan dengan multitasking yg memperlukan driver untuk mengelola berbagai situasi sekaligus. Oleh sebab itu, setiap pengemudi wajib rutin fokus dan menghindari gangguan yg mengganggu konsentrasi.
Jauhkan device dari tangan Kalian jadi Kalian tak terpengaruhi untuk memainkannya. Hubungkan device dengan fitur MyLink di kendaraan beroda empat jadi mampu membalas panggilan telepon hanya dengan menekan tombol di roda kemudi.
Fitur-fitur ini akan menolong pengemudi untuk masih fokus pada fitur jalan dan hiburan dan melewati kemudi. Mendengarkan lagu ketika mengemudi, khususnya musik klasik alias pop sangat menolong dalam mendamaikan pikiran, jadi mendorong pola mengemudi yg lebih tenang.

3. Carilah jarak aman dengan kendaraan beroda empat di depan
Selain memperkirakan jarak antara kendaraan yg didorong oleh depan, Kalian juga mampu memakai metode penghitungan ‘3 detik’.
Cara menentukan jarak antara posisi Kalian dan kendaraan beroda empat di depan dan hitung sampai tiga detik. Jadi dengan cara otomatis, itu akan sedikit mundur dan mengikuti laju kendaraan di depan jarak ideal untuk menanggulangi hard controller, sebab biasanya perlu dua detik untuk menghentikan kecepatan keseluruhan kendaraan.

4. Waspadai batu tajam
Hati-hati dan cobalah untuk menghindari jalan berbatu yg tajam sebab akan mensugesti kondisi ban mobil.
Jika terpaksa, Kalian mampu mengurangi kecepatan dan memastikan ban mengalir tepat pada permukaan batu jadi tak merusak dinding karet.
Ban yg menabrak benda terlalu tak jarang sangat rentan kepada kebocoran. Dalam kondisi darurat, Kalian wajib bersiap untuk mengganti ban yg bocor dengan ban cadangan.
Penggantian ban biasanya dibangun dengan ukuran lebih kecil dari ban mutlak jadi mempermudah penggantian, khususnya untuk pengemudi wanita.
Jangan lupa bahwa pergantian ban hanya untuk keperluan darurat. Karena itu, segera cari bengkel ban terdekat untuk memasang ban yg bocor dan mengembalikannya ke posisi semula. Selanjutnya, jaga ban diganti untuk mengantisipasi kejadian terburuk.

5. Manfaatkan Momentum Mengemudi yg Efisien
Apakah Kalian yakin ingin berkendara dengan enjoy dan efisien sambil berlangsung pergi? Kemudian Kalian mampu memakai metode pers dan melepaskan pedal gas dengan lancar ketika mengawali dengan cepat dan sebelum berhenti.
Cobalah untuk menahan pedal gas dengan kecepatan konstan untuk menyempurnakan bahan bakar yg masuk ke ruang kabut. Dengan tutorial ini, konsumsi bahan bakar akan lebih efisien dan mengemudi akan lebih nyaman.

Leave a Reply