Miopi — Penyakit Mata Yang Umum Terjadi Di Indonesia

Miopi dikenal juga dengan istilah miopia. Ini merupakan salah satu gangguan mata yang menyebabkan penderitanya kehilangan penglihatan jarak jauh. Saat Anda mengalami miopi, jarak pandang yang bisa terlihat tidak lebih dari 2 meter saja. Penderitanya cenderung sulit melihat jarak jauh, namun tak memiliki masalah dalam melihat objek yang dekat.

Dalam keterangan berikut, Anda akan memperoleh informasi singkat sehubungan dengan miopi, gejala miopi, penyebab miopi dan pilihan pengobatan miopi. Ayo simak keterangan berikut ini dan cegah miopi dari sekarang!

Waspada Miopi Yang Merajalela

Sangat disayangkan keberadaan miopi semakin meningkat setiap tahunnya, seiring dengan perkembangan teknologi. Ada sekitar 20% peningkatan terjadinya miopi pada anak-anak dan remaja. Hal ini dikarenakan penggunaan alat elektronik, seperti; telepon genggam, komputer dan televisi.

Kebanyakan penderita miopi menghabiskan banyak waktu di depan alat elektronik selama berjam-jam. Hal ini tidak baik bagi otot saraf mata yang membutuhkan istirahat. Pengingkatan ini diyakini dapat semakin meningkat, apabila kebanyakan anak lebih sering menghabiskan waktu di depan ‘gadget’ dibandingkan menikmati alam.

Gejala Miopi

Pada taraf ringan dan yang umum terjadi, penderitanya hanya merasakan kesulitan dalam melihat jarak jauh. Penglihatan tampak buram dan tidak jelas, jika mereka tidak menggunakan alat bantu penglihatan. Penderitanya cenderung menyipitkan mata untuk mendapatkan fokus objek yang berada jauh dari matanya.

Pada tahap yang parah, penderitanya bisa merasakan pusing dan mual saat mencoba untuk fokus pada objek jauh didepannya. Hal ini juga dapat menyebabkan kelelahan pada mata.

Penyebab Miopi

Penyakit ini terjadi karena ukuran bola mata yang tidak normal. Penderita miopi memiliki ukuran bola mata yang terlalu panjang, dibandingkan dengan orang lainnya. Hal ini menyebabkan bayangan objek tidak jatuh tepat di retina melainkan berada di depan retina.

Pada kasus lainnya, hal ini terkait dengan lengkungan lensa dalam bola mata. Lengkungan pada bola mata yang tidak normal turut memengaruhi sudut masuknya cahaya menuju retina. Sampai saat ini peneliti masih terus melakukan observasi guna menemukan penyebab lainnya sehubungan dengan penyebab miopi.

Pengobatan Miopi

Ada banyak metode pengobatan bagi penderita miopi, bergantung tingkat keparahan penyakit yang mereka jalani. Pengobatan dilakukan setelah pemeriksaan dokter, hal ini dilakukan guna menentukan metode pengobatan yang tepat.

Pengobatan miopi dapat dilakukan mulai dari penggunaan kacamata, penggunaan lensa kontak, metode CRT, penggunaan laser termasuk LASIK, serta prosedur bedah refraktif. Ada juga terapi penglihatan yang berkaitan dengan stres. Hal ini dilakukan dengan latihan otot mata dalam mengontrol fokus.

Demikianlah info lengkap seputar miopi, mau tahu lebih banyak? Dapatkan info terbaru di https://www.deherba.com/ – pusat informasi kesehatan tepercaya yang ada di Indonesia.

Leave a Reply