Cara Perawatan Pasca Sunat Klamp

Sunat merupakan salah satu kewajiban bagi umat islam laki-laki yang telah menginjak masa akhil baligh atau remaja. Dalam dunia medis pun sunat sangat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, terutama kesehatan dan kebersihan organ reproduksi. Sunat tidak mempengaruhi kesuburan, maupun sistem reproduksi bagi pria dan wanita setelah menikah nantinya. Ada banyak metode dalam melakukan sunat, namun pada artikel kali ini kita akan membahas sunat metode klamp.

Apakah itu Sunat Klamp

Pada proses khitan salah satu hal yang sangat penting adalah perawatan yang dilakukan terhadap pasien pasca sunat sehingga sebuah pengetahuan maupun peranan orang tua sangat dibutuhkan dalam mendukung kelangsungan proses penyembuhan.

Seperti sunat dengan metode klamp di rumah sunat menggunakan dua bantuan alat yakni penjepit serta tabung untuk melindungi luka serta mampu mengurangi timbulnya pendarahan serta tak membutuhkan jahitan lagi. Alat tersebut biasanya akan tertap terpasang dan baru akan dilepas usia 5 atau tujuh hari pasca sunat.

Perawatan sunat klamp yang pertama adalah dianjurkan bagi pasien untuk segera meminum obat analgesic yang berfungsi sebagai penahan rasa sakit yang timbul usai obat anastesi yang sebelumnya disuntikkan telah habis. Perawatan sunat klamp pada pasien juga dianjurkan untuk segera beristirahat setelah selesai sunat dan tak boleh melakukan aktifitas lain, hal ini untuk mengurangi resiko bengkak yang timbul pada bekas luka sunat.

Perawatan sunat klamp pada tabung yang dipasang pada luka tersebut juga harus dibersihkan terlebih usai pasien kencing. Untuk membersihkannya sendiri dapat menggunakan air atau revanol pada bagian dalam tabung untuk menghilangkan sisa air penis yang dapat menjadi penyebab timbulnya bakteri. Setelah tabung bersih segera keringkan dengan menggunakan catton bud ataupun kasa.

Agar bekas luka sunat bisa segera kering dan sembuh, ada baiknya untuk rutin memberikan obat antiseptic seperti betadine ataupun alk*hol pada bagian luka sunat. Dan setelah alat klamp dilepas dari bekas luka, usahakan untuk terus mengompres bekas luka dengan kasa yang dicampur rivanol untuk menyempurnakan bekas luka sunat tersebut. Itulah perawatan sunat klamp yang perlu anda ketahui. Semoga bermanfaat. Artikel kesehatan lainya di https://www.ibu-hamil.id

Leave a Reply