Category: Investasi Properti

Kavling Kurma dan 4 Tips Menghilangkan Sakit Gigi Secara Alami

Kavling Kurma digunakan untuk menanam kurma di pelbagai wilayah, belum ada penelitian bahwa buah kurma bisa menjadi obat untuk sakit gigi.

Sakit gigi memiliki pengertian sakit pada bagian sekitaran gigi seperti rahang, gigi berlubang, dan gusi bengkak. Menderita sakit gigi sering kali menjadikan penderita merasa resah dan mudah memicu emosi, saat menderita sakit gigi, sering kali penderita juga merasakan sakit pada organ lainnya seperti pada bagian kepala. Gigi bermasalah juga dapat memicu penyakit lainnya seperti, jantung, stroke, dan diabetes.

Sebelum membahas penuh mengenai tips menghilangkan sakit gigi, ada beberapa pemicu yang mengakibatkan gigi terasa nyeri. Faktor pemicu diantaranya, kurang rutin dalam membersihkan gigi, cara yang salah saat membersihkan gigi, sikat gigi yang terlalu lama atau berbulan-bulan masih menggunakan satu sikat gigi yang sama, dan sering makanan yang terlalu manis.

Kavling Kurma dan 4 Tips Menghilangkan Sakit Gigi Secara Alami

Kavling Kurma dan 4 Tips Menghilangkan Sakit Gigi Secara Alami

Untuk mengatasi permasalahan gigi, disarankan untuk menggunakan tips menghilangkan sakit gigi secara alami dengan bahan-bahan bumbu dapur seperti rempah-rempah dan sebagainya. Salah satu opsi yang dapat Anda gunakan sebagai obat penyembuh nyeri gigi adalah jeruk nipis. Jeruk nipis sebagaimana fungsinya sering kali dihidangkan sebagai pendamping makanan, kali ini dapat membantu mengatasi sakit gigi.

Cara penggunaannya, iris jeruk nipis menjadi 4 bagian, kemudian peras jeruk diatas sendok makan, lanjutkan dengan meneteskan air perasan jeruk pada bagian gigi yang sakit secara perlahan, ulangi cara tersebut setiap 10 menis sekali hingga habiskan 1 buah jeruk nipis.

Cara selanjutnya dapat dipraktikkan dengan menggunakan garam dapur. Pemakaiannya cukup simpel dengan melarutkan 1 sendok makan garam kedalam satu gelas air hangat, aduk hingga merata, lanjutkan dengan melakukan mouthwash atau kumur-kumurkan secara merata pada bagian gigi yang terasa sakit. Lakukan beberapa kali hingga mengalami penurunan rasa sakitnya.

Cara ketiga dalam tips menghilangkan sakit gigi yakni memanfaatkan buah belimbing wuluh, buah tersebut juga memiliki khasiat dalam menyembuhkan sakit gigi. Ambil satu buah belimbing wuluh, bersihkan belimbing dengan air, lanjutkan dengan memakan belimbing wuluh dicampur dengan garam. Kunyahkan belimbing wuluh bercampur dengan garam pada bagian gigi yang sakit.

Dengan kandungan anti-inflamasi antioksidan yang terkandung pada cengkeh, menjadikan tanaman yang sering kita jumpai berada pada rokok, ternyata mampu menghilangkan rasa sakit pada gigi. Pemakaiannya dengan cara mengambil sari dari cengkeh yang sudah diolah menjadi minyak cengkeh. Cara pengobatannya, teteskan minyak cengkeh pada segelas air, aduk hingga merata, kemudian kumurkan pada bagian gigi yang sakit.

Kabar Buruk, Kavling Kampung Kurma Harganya Melonjak Naik !

Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan kabar tentang naiknya harga kavling kampung kurma ya memang harga normalnya sekita 250 juta untuk luas kavling 500 m2,
namun beberapa bulan kebelakang ternyata ada promo sebesar 151 juta dan harganya menjadi 99 juta saja.

Sebuah harga yang relatif gila karena memberikan promo lebih dari 50% !
Untuk ukuran tanah yang menurut saya relatif besar mendapatkan potongan harga sebesar itu merupakan sebuah promo yang menarik dan GENDENG !

Bila anda tengok dari awal tahun yang lalu memang sempat sunter sebuah kabar mengenai isu penjualan kavling kurma, bahkan ada beberapa isu miring yang beredar bahwa kavling yang ditawarkan tersebut tidak nyata.
Semacan investasi bodong dengan memanfaatkan isu rush money kala itu, tetapi ternyata tidak demikian, kavling itu ternyata nyata, benar adanya.

Letaknya berada di daerah Kabupaten Bogor dan bahkan sudah merambah keluar jawa, walaupun masih dalam proses yang saya tidak terlalu mengerti.

Kurma yang Diistemawakan di PT. Kampung Kurma (1)

Kurma yang Diistemawakan di PT. Kampung Kurma (1)

Nah, pada saat menginjak bulan April tahun ini, ternyata promo yang ditawarkan untuk harga 99 juta sudah tidak berlaku lagi, ini memang menunjukan harga tanah cepat naik, dan
peminat dari kavling kurma yang ditawarkan sangat menarik pangsa pasar di Indonesia.

Lalu berapa harganya sekarang ?
Harga yang ditawarkan memang tidak langsung menjadi 250 juta, tapi berada di sekitaran 135 juta (harga ini merupakan harga untuk pembelian cash keras) per kavlingnya.

Oh iya menurut opini saya kenapa kavling kurma cepat sold out di beberapa wilayah, selain dulu kavlin ini ditawarkan dengan harga yang relatif miring,
bonus yang ditawarkan pun cukup membuat anda rela memiliki kavling secara cash keras, karena bonusnya itu adalah umroh dan jalan-jalan ke Thailand secara gratis.

Kabar terakhir, belum ada kepastian mengenai bonus umroh dan jalan-jalan ke Thailand itu apakah masih ada atau tidak untuk pembelian dibawah kavling.

Namun saya mendapatkan informasi dari bagian marketingnya bahwa bonus itu akan diusahakan bila memiliki luas lahan lebih dari 1 hektar.

Oh iya sebagai tambahan informasi kavling yang anda miliki ini ternyata anda tidak hanya diisi oleh pohon kurma.
Bila Anda memiliki impian di kebun kurma untuk membangun sebuah cottage atau vila, itu sangat memungkinkan, ide seperti itu mungkin tidak anda pernah pikirkan sebelumnya.

Oleh karena itu sila anda menghubungi informasi yang lebih mendalam dengan menanyakannya langsung kepada pengelolanya ya.

Have a nice day,

Salam 🙂

Kampoeng Kurma Berkontribusi dalam Agrowisata Kurma di Indonesia

Agrobisnis komoditas perkebunan di Indonesia akan bertambah semarak dan cerah dengan semakin populer dan ramainya lahan perkebunan kurma di Indonesia.
Tanaman Kurma dikenal masyarakat sebagai tanaman orisinil dari Jazirah Arabia atau Timur Tengah. Namun kini telah cukup banyak bukti bahwa tanaman kurma, khususnya telah berbuah dan panen di daerah iklim tropis
seperti di Indonesia. Yang mengejutkan sekali, ternyata Indoesia ketinggalan cukup jauh sampai belasan tahun dibelakang dalam menumbuhkembangkan dan membudidayakan komoditas tanaman kurma. Indonesia juga telah ditinggal jauh di landasan oleh tingginya riset bioteknologi dan penelitian dan pengembangan
oleh sesama negara di kawasan Asia seperti oleh negara China, India, maupun negara tetangga Muangthai (Thailand) dan negri jiran Malaysia.
Keberadaan posisi kebutuhan pangan di suatu bangsa adalah hal yang Primari atau kebutuhan utama, baru kemudian menyusul kebutuhan kedua yaitu kebutuhan sandang (pakaian) dan ketiga kebutuhan papan (tempat tinggal).
Keberadaan properti lahan kebun (kavling kurma) adalah termasuk pemenuhan dari kebutuhan utama yaitu pangan.
Pemain properti yang berspesialisasi di properti tanpa melibatkan lembaga perbankan (properti tanpa riba), relatif mulai banyak dan bermunculan dekade belakangan ini.
Perusahaan Kampoeng Kurma (brand Kampoeng Kurma), adalah salah satu pemain properti berlandaskan syariat Islam/properti syariah (tanpa melibatkan perbankan ribawi) yang telah 2 tahun sukses membangun, dan mengelola properti lahan (tanah kavling) Pohon kurma dan juga berhasil mengembangkan &meneliti bibit-bibit dan biji tanaman kurma di Kampoeng kurma
Tanaman pohon kurma sudah jelas terbukti memiliki banyak keistimewaan dan keungggulan, dibandingkan misalnya dengan pohon kelapa sawit. Dimana sudah terbukti pula bahwa 1 pohon kurma itu equal dengan yield 1Ha lahan kelapa sawit, ilustrasi figur, Klik : Kurma vs Sawit
Maka dari itu Perusahaan Kampoeng Kurma sangat berkomitmen untuk mengembangkan dan mengelola properti lahan (kavling kurma), dalam melakukan penjualan properti berkonsep syariah lahan kavling-kavling kurma dimana setiap konsumen yang sudah membeli per-unit kavling kurma akan mendapatkan bonus-bonus bibit kurma dan perawatannya agar sampai berbuah jangka
waktu maksimal 5 tahun (sesuai akad jual-beli &rekomendasi Dewan Syariah Indonesia).
Pengerjaan proyek dari Kampoeng Kurma berupa implementasi dari kontribusi spesial di kelurahan (desa) Sokaresmi
yang memiliki area lahan seluas 700 ribu Bata (satuan ukuran adat masyarakat) atau 900-an hektar tanah adat dan hampir 350 ribu Bata (atau hampir 500 hektar) tanah status hukum HGU (tanah garapan).
Salah satu peranserta dan kontribusi Kampoeng Kurma adalah terlibat dalam pembangunan di masyarakat Kelurahan Sokaresmi, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, implementasi dan berkontribusi dalam pendanaan ratusan Milyar rupiah untuk pembangunan jalan di perkampungan Sukaresmi sepanjang puluhan kilometer.
Kampoeng Kurma juga menyediakan dan membangun fasilitas umum untuk masyarakat yang profesinya mayoritas petani tersebut (sekitar agrowisata lahan kavling kurma) koperasi dan lembaga mikro keuangan syariat (baitul mal wattanwir).
Fasilitas sosial kemudian dibangun dan didirikan seperti, Mushola, masjid, pendidikan keagaamaan Islam (pesantren penghafal Al-Qur’an), dalam mendukung dan menunjang keberadaan lokasi area properti lahan (kavling kurma) sebagai agrobisnis-wisata kurma sebagai produk properti unggulan PT Kampoeng Kurma.

Artikel menarik lainnya silakan Klik Kampoeng Kurma